CRINKEN.COM – Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang telah mendunia karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan manfaat kesehatannya yang beragam. Sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik, tempe banyak dikonsumsi baik oleh vegetarian maupun mereka yang mencari alternatif protein hewani.

Tempe adalah makanan fermentasi yang terbuat dari kedelai. Proses pembuatannya melibatkan fermentasi biji kacang kedelai dengan menggunakan jamur Rhizopus oligosporus atau Rhizopus oryzae.

Kandungan Tempe

Tempe dikenal sebagai sumber protein nabati yang sangat baik dan memiliki profil gizi yang seimbang. Berikut adalah kandungan nutrisi dalam 100 gram tempe:

  • Protein: Tempe mengandung sekitar 19 gram protein per 100 gram, menjadikannya sumber protein nabati yang sangat baik. Protein dalam tempe juga mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
  • Karbohidrat: Tempe mengandung sekitar 9 gram karbohidrat per 100 gram, yang sebagian besar berasal dari serat. Serat dalam tempe membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
  • Lemak: Tempe mengandung sekitar 11 gram lemak per 100 gram, yang sebagian besar adalah lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Vitamin dan Mineral: Tempe kaya akan berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin B2 (riboflavin), vitamin B6, niasin, folat, magnesium, fosfor, dan mangan. Vitamin B dalam tempe berperan penting dalam metabolisme energi dan fungsi otak.
  • Isoflavon: Tempe juga mengandung isoflavon, senyawa alami yang memiliki aktivitas antioksidan dan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.

Kalori Tempe

Kalori adalah satuan energi yang kita peroleh dari makanan. Mengetahui jumlah kalori dalam makanan penting untuk menjaga keseimbangan energi dan kesehatan tubuh. Berikut adalah kandungan kalori dalam 100 gram tempe:

  • Total Kalori: Tempe mengandung sekitar 193 kalori per 100 gram.
  • Kalori dalam tempe berasal dari tiga sumber utama: protein, lemak, dan karbohidrat. Rinciannya adalah sebagai berikut:
  • Kalori dari Protein: Dengan kandungan 19 gram protein, tempe menyediakan sekitar 76 kalori dari protein (1 gram protein = 4 kalori).
  • Kalori dari Lemak: Dengan kandungan 11 gram lemak, tempe menyediakan sekitar 99 kalori dari lemak (1 gram lemak = 9 kalori).
  • Kalori dari Karbohidrat: Dengan kandungan 9 gram karbohidrat, tempe menyediakan sekitar 36 kalori dari karbohidrat (1 gram karbohidrat = 4 kalori).

Manfaat Tempe Bagi Kesehatan

1. Manfaat Tempe: Menjaga Kesehatan Mental
Salah satu manfaat tempe yang jarang diketahui adalah kemampuannya dalam menjaga kesehatan mental. Tempe mengandung vitamin B12 yang penting untuk fungsi otak dan sistem saraf. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan masalah mental seperti depresi, kebingungan, dan gangguan memori. Dengan mengonsumsi tempe secara teratur, kebutuhan vitamin B12 dapat terpenuhi, sehingga kesehatan mental lebih terjaga.

2. Manfaat Tempe: Menyokong Fungsi Kekebalan Tubuh
Tempe juga kaya akan zinc (seng), mineral yang memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Zinc membantu dalam produksi dan aktivasi sel-sel imun yang diperlukan untuk melawan infeksi. Dengan asupan zinc yang cukup dari tempe, tubuh lebih mampu melawan berbagai patogen dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

3. Manfaat Tempe: Menyehatkan Kulit
Kandungan isoflavon dalam tempe memiliki efek positif pada kesehatan kulit. Isoflavon dapat membantu memperbaiki elastisitas kulit, mengurangi keriput, dan meningkatkan hidrasi kulit. Selain itu, isoflavon juga memiliki sifat antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV) dan polusi lingkungan.

4. Manfaat Tempe: Mendukung Kesehatan Jantung
Selain dikenal dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), tempe juga mengandung lemak tak jenuh ganda dan serat yang baik untuk kesehatan jantung. Kombinasi ini membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah pembentukan plak di arteri.

5. Manfaat Tempe: Mencegah Penyakit Osteoporosis
Tempe merupakan sumber kalsium yang baik, yang penting untuk kesehatan tulang. Kalsium dalam tempe membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis, terutama pada wanita pasca-menopause. Selain kalsium, tempe juga mengandung isoflavon yang dapat membantu menyeimbangkan hormon estrogen, yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang.

6. Manfaat Tempe: Mendukung Fungsi Metabolisme
Tempe kaya akan vitamin B kompleks, termasuk riboflavin (B2), niasin (B3), dan piridoksin (B6). Vitamin B kompleks ini sangat penting dalam mendukung berbagai fungsi metabolisme tubuh, seperti metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Dengan fungsi metabolisme yang baik, tubuh lebih efisien dalam menghasilkan energi dan menjaga keseimbangan nutrisi.

7. Manfaat Tempe: Mengurangi Gejala Menopause
Isoflavon dalam tempe juga bermanfaat bagi wanita yang mengalami menopause. Isoflavon dapat bertindak sebagai fitoestrogen yang meniru fungsi estrogen dalam tubuh, sehingga dapat membantu mengurangi gejala menopause seperti hot flashes, keringat malam, dan perubahan mood. Dengan demikian, konsumsi tempe dapat membantu meningkatkan kualitas hidup wanita menopause.

8. Manfaat Tempe: Mencegah Kanker
Tempe mengandung antioksidan dan isoflavon yang dapat membantu mencegah perkembangan sel kanker. Isoflavon dalam tempe dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dengan mengikat reseptor estrogen dan mengurangi efek estrogen yang berlebihan. Selain itu, antioksidan dalam tempe melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu kanker.

9. Manfaat Tempe: Menjaga Kesehatan Pencernaan
Proses fermentasi dalam pembuatan tempe menghasilkan probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Probiotik membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang penting untuk pencernaan yang sehat dan penyerapan nutrisi yang optimal. Selain itu, serat dalam tempe juga membantu mencegah sembelit dan menjaga kesehatan usus secara keseluruhan.

10. Manfaat Tempe: Mengontrol Berat Badan
Tempe adalah makanan yang padat nutrisi namun rendah kalori, sehingga cocok untuk dikonsumsi dalam program diet. Kandungan protein tinggi dalam tempe memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi asupan kalori berlebih. Selain itu, serat dalam tempe juga membantu memperlambat proses pencernaan, membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

11. Manfaat Tempe: Mendukung Kesehatan Mata
Tempe mengandung riboflavin (vitamin B2) yang penting untuk kesehatan mata. Riboflavin membantu melindungi mata dari risiko katarak dan degenerasi makula. Dengan mengonsumsi tempe secara teratur, asupan riboflavin terpenuhi, sehingga kesehatan mata lebih terjaga dan risiko gangguan penglihatan berkurang.

12. Manfaat Tempe: Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Tempe memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis setelah dikonsumsi. Ini sangat penting untuk mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Selain itu, isoflavon dalam tempe juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.

13. Manfaat Tempe: Membantu Pemulihan Otot
Tempe adalah sumber protein lengkap yang mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pemulihan otot. Protein dalam tempe membantu memperbaiki dan membangun jaringan otot setelah latihan atau aktivitas fisik yang berat. Ini menjadikan tempe pilihan makanan yang baik untuk atlet dan mereka yang aktif secara fisik.

14. Manfaat Tempe: Meningkatkan Energi
Kandungan vitamin B dalam tempe berperan penting dalam metabolisme energi. Vitamin B membantu mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Dengan asupan vitamin B yang cukup dari tempe, tubuh lebih efisien dalam menghasilkan energi dan mengurangi rasa lelah.

15. Manfaat Tempe: Mengurangi Peradangan
Isoflavon dan antioksidan dalam tempe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Ini sangat bermanfaat untuk kondisi peradangan kronis seperti arthritis, di mana peradangan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan nyeri. Dengan mengonsumsi tempe, risiko peradangan kronis dapat dikurangi.