CRINKEN.COM – Tahu adalah makanan populer yang sering dikonsumsi di berbagai negara, terutama di Asia. Sebagian besar orang mengetahui bahwa tahu adalah sumber protein nabati yang baik, rendah kalori, dan mengandung banyak nutrisi penting.

FYI, Tahu, juga dikenal sebagai tofu dalam bahasa Inggris terbuat dari susu kacang kedelai yang dikentalkan, dipadatkan, dan kemudian ditekan menjadi blok-blok padat. Proses pembuatan tahu mirip dengan pembuatan keju dari susu sapi.

Kandungan Gizi Tahu

Tahu dikenal sebagai sumber protein nabati yang sangat baik. Berikut adalah rincian kandungan gizi utama dalam tahu per 100 gram:

  • Protein: Tahu mengandung sekitar 8-15 gram protein per 100 gram, tergantung pada jenis dan teksturnya. Protein dalam tahu mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, menjadikannya sumber protein lengkap.
  • Lemak: Kandungan lemak dalam tahu relatif rendah, yaitu sekitar 4-5 gram per 100 gram. Sebagian besar lemak ini adalah lemak tak jenuh yang sehat.
  • Karbohidrat: Tahu mengandung sekitar 2 gram karbohidrat per 100 gram, sebagian besar dalam bentuk serat.
  • Vitamin dan Mineral: Tahu kaya akan kalsium, zat besi, magnesium, dan fosfor. Tahu yang dibuat dengan kalsium sulfat sebagai koagulan mengandung lebih banyak kalsium. Selain itu, tahu juga mengandung vitamin B1, B2, dan B3.
  • Isoflavon: Tahu mengandung isoflavon, yaitu senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu mengurangi risiko beberapa penyakit kronis.

Kalori Tahu

Jumlah kalori dalam tahu tergantung pada jenis dan tekstur tahu yang dikonsumsi. Secara umum, tahu mengandung sekitar 70-100 kalori per 100 gram. Berikut adalah beberapa contoh kalori dari berbagai jenis tahu:

  • Tahu Sutra: Tahu yang sangat lembut ini mengandung sekitar 55-65 kalori per 100 gram.
  • Tahu Keras: Tahu yang lebih padat ini mengandung sekitar 70-80 kalori per 100 gram.
  • Tahu Goreng: Tahu yang digoreng akan memiliki kandungan kalori lebih tinggi karena penambahan minyak selama proses penggorengan, yaitu sekitar 150-200 kalori per 100 gram.

Manfaat Tahu Bagi Tubuh

1. Manfaat Tahu: Meningkatkan Fungsi Otak
Tahu mengandung lecithin dan asam lemak omega-3 yang penting untuk kesehatan otak. Lecithin membantu dalam pembentukan asetilkolin, neurotransmiter yang penting untuk fungsi memori dan belajar. Omega-3, terutama asam alfa-linolenat (ALA), membantu mengurangi peradangan di otak dan dapat meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Konsumsi tahu secara teratur dapat membantu meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif.

2. Manfaat Tahu: Membantu Mengatasi Gejala Menopause
Isoflavon dalam tahu, seperti genistein dan daidzein, memiliki struktur kimia yang mirip dengan estrogen. Isoflavon ini dapat membantu mengurangi gejala menopause seperti hot flashes, keringat malam, dan perubahan suasana hati dengan menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh. Studi menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi tahu dan produk kedelai lainnya cenderung mengalami gejala menopause yang lebih ringan.

3. Manfaat Tahu: Meningkatkan Kesehatan Kulit
Tahu mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan kulit, termasuk vitamin E dan selenium. Vitamin E adalah antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan polusi lingkungan. Selenium berperan dalam produksi glutation, antioksidan yang melindungi sel-sel kulit dari kerusakan oksidatif. Selain itu, protein dalam tahu membantu regenerasi sel-sel kulit, menjaga kulit tetap kencang dan elastis.

4. Manfaat Tahu: Mendukung Kesehatan Rambut
Protein dan zat besi dalam tahu sangat baik untuk kesehatan rambut. Protein adalah bahan dasar dari rambut, dan asupan protein yang cukup dapat mencegah kerontokan rambut dan memperkuat folikel rambut. Zat besi penting untuk sirkulasi darah yang baik ke kulit kepala, memastikan bahwa folikel rambut mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut yang sehat. Mengonsumsi tahu secara teratur dapat membantu menjaga rambut tetap kuat dan berkilau.

5. Manfaat Tahu: Menjaga Kesehatan Jantung
Selain kandungan lemak tak jenuh yang sehat, tahu juga mengandung saponin, senyawa yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Saponin bekerja dengan menghambat penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan pengeluaran kolesterol dari tubuh. Ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Isoflavon dalam tahu juga membantu meningkatkan fungsi endotel, lapisan dalam pembuluh darah, yang penting untuk menjaga tekanan darah yang sehat.

6. Manfaat Tahu: Membantu Pengelolaan Berat Badan
Tahu adalah makanan rendah kalori yang tinggi protein, sehingga sangat cocok untuk diet pengelolaan berat badan. Protein dalam tahu membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan untuk makan berlebihan. Selain itu, tahu mengandung serat yang baik untuk pencernaan dan dapat membantu menjaga kesehatan usus. Dengan menggantikan makanan tinggi kalori dan lemak dengan tahu, Anda dapat mengurangi asupan kalori harian dan membantu penurunan berat badan.

7. Manfaat Tahu: Mendukung Kesehatan Tulang
Tahu yang diperkaya dengan kalsium merupakan sumber kalsium yang baik, yang penting untuk kesehatan tulang. Kalsium membantu membangun dan menjaga kepadatan tulang, mencegah osteoporosis dan kerapuhan tulang. Selain kalsium, tahu juga mengandung magnesium dan fosfor, dua mineral yang bekerja bersama dengan kalsium untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat.

8. Manfaat Tahu: Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Tahu mengandung selenium, mineral penting yang berperan dalam fungsi kekebalan tubuh. Selenium membantu produksi enzim antioksidan yang melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif. Ini membantu meningkatkan respon imun dan melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit. Vitamin dan mineral lain dalam tahu, seperti zinc dan vitamin C, juga berkontribusi pada fungsi kekebalan tubuh yang sehat.

9. Manfaat Tahu: Membantu Mengontrol Gula Darah
Kandungan serat dan protein dalam tahu dapat membantu mengontrol gula darah. Serat memperlambat penyerapan gula di usus, sementara protein membantu menstabilkan kadar gula darah dengan memperlambat pencernaan karbohidrat. Ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalami diabetes. Konsumsi tahu dapat membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan dan membantu mengelola kadar gula darah jangka panjang.

10. Manfaat Tahu: Menyediakan Energi yang Berkelanjutan
Karbohidrat kompleks dan protein dalam tahu memberikan sumber energi yang berkelanjutan bagi tubuh. Tidak seperti karbohidrat sederhana yang cepat dicerna dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah, karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat, menyediakan aliran energi yang stabil. Protein dalam tahu juga membantu memperbaiki dan membangun jaringan otot, yang penting untuk pemulihan setelah aktivitas fisik.

11. Manfaat Tahu: Mendukung Kesehatan Pencernaan
Tahu mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Serat membantu menjaga pergerakan usus yang teratur dan mencegah sembelit. Selain itu, tahu juga mudah dicerna dan dapat membantu menenangkan saluran pencernaan. Ini membuat tahu menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau gangguan gastrointestinal.

12. Manfaat Tahu: Membantu Detoksifikasi Tubuh
Tahu mengandung antioksidan yang membantu mendetoksifikasi tubuh dari racun dan zat berbahaya. Antioksidan ini melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu, kandungan air dalam tahu membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mendukung fungsi ginjal, yang penting untuk proses detoksifikasi alami tubuh.