CRINKEN.COM – Singkong, yang juga dikenal dengan nama ubi kayu atau cassava (Manihot esculenta), adalah salah satu tanaman pangan utama di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Singkong dikenal sebagai sumber karbohidrat yang penting, terutama bagi masyarakat pedesaan.

Selain daunnya, singkong juga memiliki kandungan gizi yang beragam dan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja kandungan singkong? Dan apa manfaat singkong bagi tubuh? yuk simak artikel berikut!

Kandungan Singkong

Singkong merupakan sumber energi yang baik karena mengandung karbohidrat kompleks. Berikut adalah beberapa kandungan gizi utama yang terdapat dalam singkong:

Karbohidrat
Singkong mengandung karbohidrat tinggi, sekitar 38 gram per 100 gram berat singkong mentah. Karbohidrat ini sebagian besar berbentuk pati, yang dapat menjadi sumber energi yang baik.

Serat
Serat dalam singkong membantu pencernaan dan mencegah sembelit. Kandungan serat dalam 100 gram singkong adalah sekitar 1,8 gram.

Vitamin
Singkong kaya akan vitamin C, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Dalam 100 gram singkong terdapat sekitar 20,6 mg vitamin C. Selain itu, singkong juga mengandung vitamin B kompleks, seperti tiamin, riboflavin, dan niacin yang berperan penting dalam metabolisme energi.

Mineral
Singkong mengandung sejumlah mineral penting seperti kalsium, fosfor, dan kalium. Kalsium penting untuk kesehatan tulang dan gigi, fosfor berperan dalam pembentukan tulang dan gigi, serta kalium membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.

Protein
Meskipun kandungan protein dalam singkong relatif rendah (sekitar 1,4 gram per 100 gram), singkong tetap menjadi sumber protein nabati yang penting, terutama di daerah di mana sumber protein hewani terbatas.

Lemak
Singkong hampir tidak mengandung lemak, dengan hanya sekitar 0,3 gram lemak per 100 gram singkong. Hal ini menjadikan singkong sebagai pilihan makanan yang baik bagi mereka yang ingin mengurangi asupan lemak.

Manfaat Singkong untuk Tubuh

1. Manfaat Singkong: Sumber Energi yang Efisien
Singkong dikenal sebagai sumber karbohidrat yang tinggi, namun yang jarang diketahui adalah bahwa karbohidrat dalam singkong adalah jenis yang lambat dicerna. Ini berarti bahwa energi dari singkong dilepaskan secara perlahan dalam tubuh, memberikan energi yang stabil dan tahan lama. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan energi jangka panjang, seperti atlet atau pekerja fisik berat.

2. Manfaat Singkong: Kandungan Resisten Pati yang Bermanfaat
Resisten pati adalah jenis pati yang tidak dicerna oleh tubuh dan berfungsi sebagai serat makanan. Singkong mengandung jumlah resisten pati yang cukup tinggi, yang memiliki beberapa manfaat kesehatan, termasuk:

  • Mengontrol Gula Darah: Resisten pati membantu mengurangi penyerapan gula dalam darah, yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba.
  • Menurunkan Berat Badan: Karena resisten pati memberikan rasa kenyang lebih lama, ini dapat membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan mendukung program penurunan berat badan.
  • Meningkatkan Kesehatan Usus: Resisten pati berfungsi sebagai prebiotik, yang memberikan makanan bagi bakteri baik di usus dan mendukung kesehatan saluran pencernaan.

3. Manfaat Singkong: Sumber Asam Amino Esensial
Singkong mengandung asam amino esensial, terutama lisin, yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Meskipun kandungan protein dalam singkong relatif rendah, keberadaan asam amino esensial ini menjadikannya tambahan yang baik dalam diet, terutama di daerah di mana sumber protein hewani mungkin terbatas.

4. Manfaat Singkong: Mengandung Antioksidan
Daun singkong mengandung berbagai jenis antioksidan, seperti polifenol dan flavonoid. Antioksidan ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan penuaan dini.

5. Manfaat Singkong: Mengurangi Risiko Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa singkong mengandung senyawa yang dapat membantu mengurangi risiko kanker. Salah satu senyawa tersebut adalah glikosida sianogenik, yang dalam jumlah kecil dapat memiliki efek anti-kanker. Namun, penting untuk mengolah singkong dengan benar untuk mengurangi kadar sianida yang berlebihan.

6. Manfaat Singkong: Mendukung Fungsi Tiroid
Singkong mengandung senyawa goitrogenik, yang dalam jumlah kecil dapat membantu mendukung fungsi tiroid. Fungsi tiroid yang sehat penting untuk mengatur metabolisme dan menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh.

7. Manfaat Singkong: Penggunaan dalam Pengobatan Tradisional
Di berbagai negara, singkong telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan. Misalnya, daun singkong digunakan sebagai obat untuk demam dan luka. Air rebusan daun singkong juga digunakan untuk mengobati diare dan infeksi saluran kemih.

8. Manfaat Singkong: Manfaat Kulit Singkong
Kulit singkong yang seringkali dibuang ternyata memiliki berbagai manfaat. Kulit singkong mengandung serat tinggi dan senyawa antioksidan. Kulit singkong dapat diolah menjadi tepung yang bisa digunakan dalam pembuatan roti atau kue, serta sebagai bahan pakan ternak yang bergizi tinggi.

9. Manfaat Singkong: Sumber Kolagen Alami
Singkong mengandung vitamin C yang berperan penting dalam produksi kolagen. Kolagen adalah protein yang penting untuk kesehatan kulit, rambut, kuku, dan jaringan ikat. Mengonsumsi singkong secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan dan elastisitas kulit.